Instrumen musik merupakan salah stu seni yang berpran dalam mengolah berbagai bunyi maupun jeda. Dimana bunyi ini diolah secara kerangka harmoni dan alur melodi yang menceritakan pola ritmis, tempo, ekspresi maupun jeda atau diam tanpa berbagai bunyi dalam pengolahan musik. Menariknya musik dapat kita kolaborasikan dengan cabang seni yang lain. Slaah satu bentuk kolaborasi seni yang menarik adalah antara musik dengan seni peran dalam teater.

Daolam pementasan sebuah teater, alunan instrumen musik dapat hilang karena seperti sebuah kesatuan. Cerita mapun karakter yang tersemat dalam drama juga bisaa akan didukung dengan tata musik yang sesuai, sehingga jika kalian menghilangkannya akan timbul hambar ataupun kurang. Keberadaan dalam sebuah teater juga snagat berpengaruh terhadap emosi dalam pengapresian sebuah drama teater, Musik teater ini juga disesuaikan dengan berbagai adegan dalam naskah.

Proses penggarapan musik ini harus memiliki kesepakatan antara seorang penata musik, sutradara serta pemain yang menyesuaikan musik dan juga adegan. Musik ini sendiri disajikan untuk keperluan pementasan sebuah musik yang berfungsi sebagai media yang mempresiasi karya teater.

Keberadaan dan peran musik dalam sebuah pertunjukkan teater sangatlah penting. Dimana musik memiliki peran “hidup” dan juga membangun sebuah emosi dalam pertunjukan teater. Oleh sebab itu, jika teater tanpa musik akan membuat terasa sebuah pementasan yang terkesan tidak hidup. Karena musik tidak hanya sebagai pengolahan musiknya yang harmonis saja. Tetapi musik mengandung berbagai irama, ritmis, dinamik, tempo, maupun jeda. Bunyi dan jeda biasanya diam tanpa bunyi, karena jika sudah diolah akan menjadi sebuah komposisi musik. Manusia ini sendiri berbicara mengenai tempo dan dinamik yang teratur atau tidak.

Warna suara, intonasi, serta frase dan ketepatan timming terjadi dalam sbeuah dialog tetaer. Karena secara tidak langsung seluruh perasaan, pemikiran, bahkan tindakan termasuk dalam berbagai bagian dari komposisi sebuag musik pada diri dan kehidupan kita. Musik sendiri merupakan ilustrasi dalam sebuah pertunjukan teater yang telah mengalami perkembangan pesat dalam komposisi, peran, serta fungsi maupun tujuan. Musik ini sendiri berfungsi sebagai ornamen, penjelas adegan, maupun ilustrasi.

Musik sebagai ornamen sendiri merupakan hiasan pada setiap adegan yang dipadukan dengan alunan musik. Musik dalam sebuah teater yang akan digunakan juga harus menyesuaikan dengan cerita yang dimainkan sehingga akan memberikan hubungan yang kuat antara musik dengan naskah yang disampaikan dalam adegan teater. Musik sebagai penjelas adegan juga akan memberikan suasana pada adegan drama yang dimainkan. Baik itu adegan lusu, sediri, marah, maupun senang, hal ini musik dapat memperkuat berbagai adegan yang ada didalamnya.

Alur melodi, interval, ritmik, dan gaya struktur harmoni atau bunyi yang digunakan dalam sebuah alunan instrumen musik juga harus disesuaikan dengan emosi atau suasana yang ada dalam sebuah naskah. Hal ini berperan agar ada kesinambungan antara musik dengan naskah yang digunakan dalam pementasan teater. Tidak hanya keadaan suasana pada ekspresi mimik wajah saja. Musik juga harus menyesuaikan dan menceritakan mengenai sebuah penggambaran suasana latar, baik siang, pagi, sore, maupun malam hari.

Nah itu dia beberapa pengertian penting dan juga peranan fungsi alunan instrumen musik dalam sebuah pementasan teater yang wajib kalian ketahui. Sekian informasi ini kami sampaikan, semoga dapat menambah wawasan serta ilmu bagi kalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *