Fungsi musik dalam pertunjukan drama itu sangat diperlukan, meski masih banyak oang yang kurang menyadarinya. Musik dalam pertunjukan drama sangat berpengaruh dalam pengembangan imajinasi, menambah kesan, hingga meningkatkaan penghayatan dari para pemain dan semua yang menyaksikan. Tidak hanya itu, musik pengiring dalam teater juga bisa menjadi lakon, terlebih sebagai ilustrasi tambahan, misalnya ditempatkan pada pembuka seluruh lakon, pembuka adgan, memberi efek maupun sebagai penutup lakon.

Peran musik dalam pementasan drama akan semakin terasa saat berada di fase yang diiringi siara, misalnya terkejut, panik, tegang, sedih, gembira, perkelahian, dan lain sebagainya. Musik yang dibaurkan dengan sound effect sangat dapat menambah penghidupan terhadap keseluruhan adegan. Dengan adanya musik pengiring, kesan dan imajinasi akan semakin terasa dan meningkatkan dengan signifikan. Yuk, langsung saja simak fungsi musik dalam pertunjukan teater di bawah ini.

Peran Musik Dalam Pementasan  Teater

1. Memunculkan Ilustrasi Pementasan

Ilustrasi dalam pengawalan drama akan memberikan kesan pertama bagi penonton, karena permulaan tersebut dapat menggambarkan isi dari drama tersebut. Begitu juga pengakhiran drama, peran musik akan meledakkan mood penonton sehingga secara tidak langsung. Pentas teater dan musik adalah slah satu karya seni, dan yang dinamakan karya seni pastilah sangat indah. Penggabungan dua jenis seni ini akan menciptakan kesan yang lebih dalam dan komplit.

2. Menceritakan Latar Belakang

Musik dalam pentas drama juga bisa menceritakan latar belakang dari karakteristik drama yang dilakukan, mulai dari budaya, sosial, agama, hingga karakter pada pemainnya, drama akan memiliki ciri khas tersendiri. Tema drama yang dimainkan, misalnya tema mengenai masa penjajahan, maka musik yang dipakai ini sebagai pengiring yang lebih cenderung dengan lagu-lagu pahlawan.

Begitu juga dengan drama bertema hubungan asmara, musik instrumen yang digunakan adalah lagu romantis. Penghayatn akan lebih dalam dan mempunyai kesan yang khusus.

3. Mengkondisikan Suasana

Pertunjukkan drama dengan menggunakan musik instrumen ini akan menghantarkan para pendengar untuk ikut terhanyut dan terbawa suasana ke dalam alur cerita, sehingga bisa lebih memahami. Musik juga berperan sebagai pengajaak sekaligus pengontrolan tingakat emosional penonton. Musik yang sesuai dalam setiap adegan yang ada akan menghipnotis penonton dalam menghayati sebuah adegan drama.

4. Penggambaran Karakter Tokoh

Selanjutnya adalah fungsi musik dalam pertunjukan drama untuk menggambarkan dan memberikan ciri sendiri, terhadap setiap tokoh yang berperan dalam drama tersebut. Seperti tokoh jahat dan tokoh baik, kedua kategori tokoh pasti memiliki jenis musik pengiring yang berbeda, begitu juga dengan tokoh anak dan orang tua, musik pengiring tidak akan sama.

5. Ekspresi Psikologis

Dan fungsi yang terakhir adalah segala ekspresi pemeran yang ada dalam suatu pertunjukkan drama, pastinya akan terasa hampa dan kurang menarik jika tanpa musik pengiring. Musik akan lebih maksimal dan menggairahkan jika disertai dengan musik pengiring. Jika ekspresi yang ada disesuaikan dengan jenis musiknya. Kalian pasti mengerti karenaa sering melihatnya di layar televisi.

Itu dia 5 daftar fungsi musik dalam pertunjukkan drama yang harus kalian ketahui. Semoga dengan daftar fungsi musik yang telah kami bagikan di atas ini. Dengan fungsi yang telah kami bagikan di atas ini, itulah peran sebuah musik dalam pertunjukan drama teater. Sekian artikel ini kami sampaikan, semoga membantu sobat sekalian dalam menambah wawasan serta pengetahuan mengenai instrumen dalam sebuah pementasan drama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *